Aku cinta kau
Tapi sekaligus benci.
Hatiku luluh
luluh seperti lilin
yang kau bakar tanpa sengaja.
"Penampilan itu perlu!"
begitu selalu kata para wanita.
Termasuk kataku sendiri
pada akhirnya.
Karena tadinya aku tak peduli
sekarang sangat peduli.
Iya, aku peduli padamu.
Tapi kau sudah terlalu jauh
Jauh dari gapaian katiku
terpisah oleh prinsip-prinsip
Diriku tak berani menerjangnya.
Jadi anggaplah aku menyanyikan
"Somewhere over the rainbow"
yang digubah sana-sini.
Aku bermimpi
menyayangimu
wahai pangeranku.
Kecup jauh
Aku.
No comments:
Post a Comment